Penyakit Bipolar jadi Trending, yuk Cari tahu apa itu Penyakit Bipolar?

shares

 
 
Penyakit Bipolar saat ini jadi trending di pencarian google hal ini dikarenankan peristiwa yang terjadi baru-baru ini yaitu mengenai wanita yang kabur saat hendak ditilang lalu menabrak pemotor, peristiwa tersebut terjadi di Bundaran HI .
 
Pihak Kepolisian telah memastikan bahwa wanita yang bernama Tanita Felicia (24) adalah wanita yang kabur saat hendak ditilangm lalu menabrak pemotor di Bundaran HI, Jakarta Pusat tersebut tidak sedang mengkonsumsi narkoba pada saat itu. Namun, Felicia ini mengidap sebuah gangguan bipolar hal itu didapat kepolisian berdasarkan dari keterangan orang tua wanita yang masih mahasiswi itu.
 
"Ya kedua orang tua (Felicia) datang dan sudah kita interograsi, kita mintakan keterangan mereka. Bahwa yang bersangkutan (Felicia) ini mempunyai penyakit bipolar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/11).
 
Nah lantas, apa sih sebenarnya gangguan bipolar? Yuk Cari tahu apa itu Penyakit Bipolar?
Gangguan bipolar adalah suatu kondisi seseorang yang sedang mengalami suatu perubahan suasana hati yang terjadi secara fluktuatif dan cukup drastis, misalnya nih ya si penderita tiba-tiba saja suasana hatinya menjadi sangat bahagia dari yang sebelumnya murung.

Nah nama lain dari gangguan bipolar adalah manik depresif.

Pada gangguan Bipolar ini terdapat dua episode antara lain, yaitu episode mania (fase naik) dan episode depresi (fase turun). Pada saat periode mania, si penderita suasana hatinya menjadi terlihat sangat bersemangat seka;i, enerjik, dan bicaranya pun menjadi cepat. Sebaliknya, sedangkan pada saat periode depresi, si penderita akan terlihat sangat sedih, menjadi lesu, dan seperti hilang minat terhadap aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

Nah berdasarkan perputaran episode suasana hati yang terjadi, ada sebagian beberapa penderita dari gangguan bipolar yang mengalami keadaan normal saja, suasana hatinya berada di antara mania dan depresi.

Ada juga penderita gangguan bipolar yang suasana hatinya mengalami perputaran cepat, perubahan yang terjadi tiba-tiba dari mania ke depresi ataupun terjadi sebaliknya yang terjadi tanpa adanya periode normal (rapid cycling).

Selain itu niih ya, ada juga contoh penderita gangguan bipolar yang mengalami episode mania dan episode depresi yang terjadinya episode tersebut secara bersamaan. Contoh untuk lebih jelasnya, ketika si penderita sedang merasa sangat berenerjik, namun suasan hatinya di saat bersamaan juga sedang merasa sangat sedih dan sangat putus asa. Gejala yang terjadi ini dinamakan dengan gejala periode campuran (mixed state).

Hingga saat ini, para ahli gangguan bipolar belum mengetahui secara pasti apa yang bisa menyebabkan terjadinya seseorang mengalami gangguan bipolar. Ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa kondisi yang terjadi ini disebabkan karena oleh ketidakseimbangan neurotransmitter atau zat pengontrol fungsi otak. Selain dari itu, ada juga beberapa ahli yang berpendapat bahwa gangguan bipolar ini juga berkaitan dengan faktor genetik (keturunan).

Beberapa faktor yang basanya diduga bisa terjadinya meningkatkan risiko untuk seseorang terkena gangguan bipolar adalah karena mengalami stres tingkat tinggi, adanya pengalaman traumatik, bisa juga karena kecanduan minuman beralkohol ataupun karena mengkomsumsi obat-obatan terlarang, dan juga memiliki riwayat mempunyai keluarga dekat ( bisa saudara kandung ataupun orang tua) yang menderita gangguan ini yaitu gangguan bipolar.

Related Posts